Tampilkan postingan dengan label Fakta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fakta. Tampilkan semua postingan
Sumber Energi Yang Tidak Dapat Diperbaharui

Sumber Energi Yang Tidak Dapat Diperbaharui

Sumber Energi Yang Tidak Dapat Diperbaharui - Sumber energi yang tidak dapat diperbaharui adalah sumber energi yang suatu saat nanti akan habis. Saat ini sumber daya yang digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia adalah sumber yang tidak dapat diperbaharui. Yang berarti suatu saat nanti pasti seluruh dunia harus beralih ke sumber energi yang lebih ramah lingkungan yaitu Sumber Energi Alternatif
Perbedaan antara energi yang tidak diperbaharui dan dapat diperbaharui adalah ketersediaan energi tersebut. Jika dibandingkan dengan yang tidak dapat diperbaharui, sumber energi yang dapat diperbaharui memiliki ketersediaan yang tidak terbatas atau tidak akan pernah habis karena bersumber dari sesuatu yang bersifat kekal seperti matahari, angin, air dan lain – lain.


Jenis Sumber Energi Yang Tidak Dapat Diperbaharui


Sumber energi yang tidak dapat diperbaharui terbagi menjadi 2 jenis yaitu bahan bakar fosil dan bahan bakar nuklir (uranium). 2 jenis bahan bakar tersebut akan dijelaskan lebih lengkap yaitu sebagai berikut :

1. Bahan Bakar Fosil
Bahan bakar fosil adalah bahan bakar yang saat ini paling banyak digunakan oleh seluruh dunia. Bahan bakar ini bersumber dari mikroorganisme yang telah lama ada namun terkubur jutaan tahun di dalam perut bumi. Mikroorganisme yang terkubur selama jutaan tahun tersebut kemudian di manfaatkan oleh para ilmuan menjadi sebuah bahan bakar yang saat ini bisa kita gunakan dalam kehidupan sehari – hari. Berikut adalah beberapa contoh bahan bakar fosil :

* Minyak Bumi
Pasti diantara kalian tidak asing dengan kata minyak bumi. Minyak bumi adalah bahan bakar yang paling familiar karena memang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari – hari.


Minyak bumi diambil dari perut bumi lalu diolah kemudian dijadikan bahan bakar. Beberapa contoh bahan bakar yang berasal dari minyak bumi yaitu seperti bensin, minyak tanah, solar dan lain – lain.

*Gas Bumi
 Minyak bumi dan gas bumi juga sebenarnya berasal dari sumber yang sama. Saat pengolahan minyak bumi, pasti juga akan menghasilkan gas bumi.


Gas bumi sering dimanfaatkan untuk pembangkit listrik di lingkungan masyarakat. Selain itu gas bumi juga dimanfaatkan untuk bahan pembuatan pupuk, karena dalam gas bumi terkandung CH4 (metana).

*Batu Bara
 Sama seperti bahan bakar fosil lainnya, batu baru juga berasal dari mikroorganisme yang telah terkubur jutaan tahun dan berada tertimbun di lapisan bumi.


 Mungkin batu bara dulu sangat familiar dikenal sebagai bahan bakar kereta api akan tetapi karena kereta saat ini sudah banyak yang menggunakan listrik, batu bara sudah jarang digandakan sebagai bahan bakar kereta. Saat ini batu baru lebih sering digunakan untuk pembangkit listrik.

2. Bahan Bakar Nuklir
Bahan bakar nuklir saat ini sudah mulai terkenal karena sering dibicarakan oleh media – media di seluruh dunia dan bahkan sudah dimanfaatkan oleh negara – negara maju seperti Jepang. Bahan bakar nuklir berasal dari uranium. Seperti bahan bakar fosil, bahan bakar nuklir yaitu uranium juga berada tertimbun di lapisan bumi dan diperlukan penambangan untuk mengambilnya.

Sedikit saja bahan bakar nuklir yang dihasilkan, cukup untuk dimanfaatkan untuk hal yang sangat besar seperti pembangkit listrik. Akan tetapi nuklir memiliki efek yang berbahaya karena memiliki radiasi yang bisa membuat manusia meninggal. Oleh karena itu, saat ini nuklir hanya dimanfaatkan oleh negara negara maju saja.

Demikianlah bahasan kali ini mengenai Sumber Energi Yang Tidak Dapat Diperbaharui. Semoga bisa informasi yang disampaikan bisa bermanfaat bagi para pembaca.

Peluang Usaha Modal Kecil untuk Anak Sekolah, Pelajar dan Mahasiswa

Peluang Usaha Modal Kecil untuk Anak Sekolah, Pelajar dan Mahasiswa

Peluang Usaha Modal Kecil untuk Anak Sekolah, Pelajar dan Mahasiswa - Status anak sekolah maupun mahasiswa bukan berarti tidak bisa mencari uang sendiri loch. Banyak peluang usaha yang menjanjikan bisa dijalankan untuk mendapatkan uang tambahan bahkan untuk pelajar dan mahasiswa sekalipun.

Nah, klao kamu  pelajar yang masih bersatus anak sekolahan atau mahasiswa yang ingin mencari bisnis sampingan supaya dapat uang tambahan, bisa dicoba ni beberapa peluang usaha dibawah ini.


Mau tahu, apa saja kira-kira Peluang Usaha Modal Kecil untuk Anak Sekolah, Pelajar dan Mahasiswa?! Simak dibawah ini ya adik-adik:


Peluang Usaha Modal Kecil untuk Anak Sekolah, Pelajar dan Mahasiswa


   1. Usaha Voucher Isi Ulang.
Tahu kan, saat ini hampir semua orang punya hp, kamu bisa manfaatkan kesempatan ini untuk jualan voucher isi ulang pulsa sebagai bisnis sampingan. Dengan modal ratusan ribu saja kamu sudah bisa kok untuk jualan pulsa.

   2. Menjadi Reseller atau Dropshiper. 
Tahu reseller atau dropshiper? Reseller atau Dropshiper hampir sama, keduanya sama-sama menjual barang orang lain dab tanpa stok barang sendiri. Bedanya, Reseller adalah orang yang menjual ulang suatu barang atau produk. Sedangkan dropship adalah sebuah bisnis dimana anda meminta supplier untuk mengirimkan barang / produk ke pelanggan anda. Persamaannya adalah sama-sama tidak memiliki barang/produk sendiri. Dengan jualan barang orang lain dan menjualnya lebih mahal dari penyetok barang, kamu bisa dapat keuntungan mulai dari 10rb sampai jutaan rupiah. Tergantung barang yang dijual.

   3. Endorse Atau Review Produk Toko Online.
Kalo kamu suka menulis, dan kamu mampu membuat tulisan review produk dengan menarik, peluang ini biaa kamu coba untuk mendapatkan uang tambahan. Caranya cukup mudah, kamu cukup membuat tulisan review yang membahas suatu produk tertentu, dan kamu dapat bayaran atas tulisan kamu itu.

   4. Menjual Artikel Atau Karya Tulisan Pribadi. 
Cara yang keempat ini hampir sama dengan no 3, bedanya membuat artikel bisa dilakukan sesuai kemampuan kamu membuat sebuah artikel. Jika sudah lancar dan banyak orderan, kamu biasanya akan diminta untuk membuat artikel dengan tema sesuai permintaan pembeli. 1 artikel kamu bisa mendapatkan uang 5000 sampai ratusan ribu, bahkan jutaan tergantung kualitas tulisan kamu. Tertarik?!

   5. Menjadi Seorang Blogger. 
Cara lainnya yaitu dengan menjadi blogger. Tahu belum apa itu blogger?
Blogger adalah kegiatan tulis menulis yang dituangkan kedalam web blog (seperti diari) tapi secara online. Nah, jika adik-adik bisa membuat blog, lalu menulis banyak artikel bermanfaat bagi banyak orang, dan pembaca sudah ribuan, kamu bisa memonetisasi blog dengan jaringan perikalanan, dimana kamu akan mendapatkan sejumlah uang mulai dari 500 - puluhan ribu untuk 1 klik iklan yang dihasilkan. Mau coba tapi nggak tahu cara buat blog?! Adik-adik bisa baca artikel panduan cara membuat blog gratis di blogger.com.

   6. Pegawai Toko.
Nah, kalo yang ini salah satu cara konvensional untuk dapat uang tambahan. Kamu bisa coba melamar kerja jadi penjaga toko. Kamu bisa kerja paruh waktu untuk melakukannya dan kamu akan mendapatkan sedikit bayaran. Lumayankan buat tambah-tambah uang jajan.

Itulah beberapa Peluang Usaha Modal Kecil untuk Anak Sekolah, Pelajar dan Mahasiswa. Bagaimana adik-adik, tertarik buat nyari uang jajan sendiri? Selamat mencoba ya!!

Perkembangan Uang Indonesia yang perlu Anda Ketahui

Perkembangan Uang Indonesia yang perlu Anda Ketahui

Perkembangan Uang Indonesia yang perlu Anda Ketahui - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada 5 Januari 2018 berada pada tingkat yang agak mengkhawatirkan, yaitu pada Rp. 14.000. Kenaikan ini tidak hanya terhadap Rupiah saja, bahkan terhadap beberapa mata uang lainnya.

Sementara berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar (Jisdor), posisi Rupiah di level Rp. 14.231 / USD. Posisi ini melemah sekitar 33 poin dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp14.985 / USD. Itu adalah sedikit gambaran tentang kekuatan mata uang negara kita saat ini. Rupiah adalah mata uang yang dikelola bersama antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan sebagai representasi dari Pemerintah. Perkembangan uang Indonesia sendiri sering mengalami fluktuasi.

Saat ini Rupiah adalah mata uang Indonesia. Tapi, tahukah Anda bahwa ternyata Rupiah bukan satu-satunya mata uang yang pernah ada dan digunakan di Indonesia lho?  Di masa lalu, orang menggunakan uang sebagai bentuk transaksi. Di mana era kerajaan, uang masih menjadi koin logam.
Ketika periode pendudukan Jepang berakhir pada tahun 1947. Pemerintah Jepang punya upaya untuk menarik hati rakyat Indonesia, pemerintah mengeluarkan mata uang baru menggunakan bahasa Indonesia.

Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, mata uang baru yang beredar banyak digunakan dalam transaksi yang terjadi di masyarakat Indonesia. Semua mata uang, baik yang diterbitkan oleh Belanda maupun yang diproduksi Jepang, semuanya berlaku Uang itu  digunakan sebagai transaksi, karena pada saat itu, negara sedang mengalami kondisi ekonomi yang masih kacau balau.

Kondisi ekonomi yang saat ini tidak stabil diperparah dengan kedatangan sekutu yang mencoba mengambil alih kekuasaan Indonesia. Sekutu yang dikenal sebagai NICA datang dan menarik semua uang yang beredar dari rakyat Indonesia, dan menggantinya dengan mata uang baru yang disebut "Gulden NICA" atau uang NICA.

Kabanyakan para pejuang kemerdekaan jelas menolak keberadaan uang NICA, karena uang itu menampilkan gambar-gambar Ratu Wilhelmina, (pada waktu itu Kepala Belanda), lambang kerajaannya, dan dicetak dalam bahasa Belanda. Ketika uang NICA mulai masuk ke Jawa, Bung Karno dengan cepat menyatakan bahwa uang itu ilegal.

Setelah itu, Pemerintah Indonesia, yang baru saja memproklamirkan kemerdekaannya, segera mengambil langkah untuk segera membuat mata uangnya sendiri. Tetapi niat untuk membuat uang sendiri itu terhalang oleh minimnya kertas pembuat uang. Bahkan pabrik-pabrik untuk mencetak uang pada waktu itu selalu diserang oleh sekutu. Kompeni berusaha keras uang bikinan sendiri beredar di Indonesia.

Kelahiran Republik Oeang Indonesia

Perkembangan uang Indonesia akhirnya menggembirakan. Dengan perjuangan yang gigih, pemerintah Indonesia akhirnya dapat mencetak dan mengeluarkan uangnya sendiri. Uang pertama yang dikeluarkan adalah "Republik Indonesia Oeang". Kita biasa mengenal dengan nama ORI. Uang itu dikeluarkan pada 3 Oktober 1946.

Pada saat itu, semua uang Jepang harus segera ditukar dengan ORI. Sampai 30 Oktober 1946, nilai tukar ORI standar ditetapkan pada harga 50 Hindia Belanda = 1 ORI. Dan pemerintah juga menetapkan bahwa 1 ORI memiliki nilai setara dengan 0,5 gram Emas. Sehingga peredaran Rupiah Indonesia Timur Belanda dinyatakan ilegal dan tidak berlaku untuk digunakan di Indonesia.
Sayangnya, belakangan ini ORI sudah mulai mengalami masalah. Keadaan ini membuat pemerintah Indonesia harus mencetak uang sebanyak mungkin dengan tujuan meningkatkan isi kas negara. Namun, peningkatan jumlah uang membuat tingkat inflasi di luar kendali, bahkan nilai tukar terus menurun di bawah ambang batas kewajaran.  Nilai tukar ORI dari 5 NICA Gulden berubah menjadi 0,3 NICA Gulden. Titik terendah penurun uang Itu terjadi pada Maret 1947.

Sekitar November 1949, Konferensi Meja Bundar (KMB) mulai mengakui kemerdekaan Indonesia, tetapi dasar negaranya dalam bentuk Republik Serikat Indonesia (RIS). RIS ini terdiri dari Jawa dan Sumatra, serta 15 negara kecil lainnya. Dalam periode ini, kekacauan ekonomi yang terjadi di RIS  diakibatkan karena adanya berbagai macam mata uang yang beredar di masyarakat. Seperti ORI, NICA, uang Jepang, dan uang Belanda selama pendudukan Jepang. Ditambah dengan uang yang dicetak oleh daerah terpencil.

Kondisi ini lalu dikendalikan oleh RIS. RIS mengumumkan penerapan kebijakan Gunting Syafruddin pada 19 Maret 1950. Dari kebijakan itu, RIS telah menghasilkan uang sendiri. Tetapi uang RIS tidak bertahan lama, setelah kemerdekaan Indonesia secara resmi dinyatakan sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1950.

Sejarah Rupiah Setelah Kelahiran Bank Indonesia

Perkemabangan uang Indonesia memasuki babak baru. Setelah Negara Kesatuan Republik Indonesia berdiri, pemerintah Indonesia mencoba  untuk menghapus berbagai bentuk uang yang dipengaruhi oleh Belanda, terutama pengaruh dalam sistem keuangan Indonesia. Upaya-upaya ini meliputi;
Mengganti mata uang Belanda berdenominasi rendah dengan 1, 5, 10, 25, dan 50 sen koin dalam mata uang Rupiah, dan mengeluarkan uang kertas 1 dan 2 1/2 Rupiah.

Menasionalisasi De Javasche Bank yang merupakan bank sentral RIS untuk menjadi Bank Indonesia. Bank Indonesia telah mulai mengeluarkan uang kertas baru, mulai dari 1 Rupiah hingga 100 Rupiah pada tahun 1952-1953. Pengeluaran uang kertas ini menjadi seharah baru dalam Republik Indonesia, karena sejak tahun itu Bank Indonesia memiliki tugas untuk menerbitkan dan mendistribusikan uang kertas Rupiah.

Namun, uang yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia belum sepenuhnya menutupi masalah ekonomi bangsa. Inflasi yang tidak terkendali selalu terjadi. Nilai tukar Rupiah selalu turun dengan cepat. Tercatat, nilai tukar Rupiah pada Maret 1950 adalah 1,60 per Dolar AS. Hanya dalam sepuluh tahun, nilai tukar meningkat seribu persen menjadi 90 per dolar AS pada bulan Desember 1958. Pada tahun 1959, kondisi yang memburuk seperti itu memaksa pemerintah Indonesia untuk mendevaluasi Rupiah.

Tetapi upaya devaluasi gagal, sehingga pemerintah berusaha mendevaluasi kembali pada tahun berikutnya, tetapi masih sama. Hingga akhirnya pada saat rezim Soeharto berkuasa, kondisi nilai tukar Rupiah bisa kembali lagi stabil. Pada awal orde baru, Bank Indonesia diberikan wewenang untuk mencetak dan mengeluarkan uang, baik dalam bentuk koin maupun uang kertas. Bank Indonesia juga berwenang mengatur peredaran uang. Hingga muncul Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang yang mendorong dikeluarkannya uang NKRI pada 17 Agustus.
Selain itu, semua uang lama yang telah ada dan beredar di masyarakat saat ini umumnya dapat dibeli dan dijual dengan harga eksklusif untuk para kolektor . Uang lama ini dinilai berdasarkan keunikan dan nilai historisnya, bahkan uang kertas 10.000 Rupiah dengan gambar relief Candi Borobudur di atas, diperdagangkan dengan harga yang sangat mahal di antara para pengumpul uang lama. Kelahiran mata uang rupiah, menjadi akhir perkembangan uang Indonesia setidaknya untuk masa saat ini.

Pencarian yang sama 
  • sejarah uang di indonesia dan gambarnya
  • sejarah uang indonesia dari dulu sampai sekarang
  • sejarah uang di indonesia dari tahun 1945 sampai sekarang
  • sejarah perkembangan uang di indonesia dari zaman kerajaan sampai sekarang
  • gambar uang indonesia
  • sejarah terbitnya mata uang indonesia
  • sejarah uang logam di indonesia
  • sejarah mata uang indonesia pdf