Tampilkan postingan dengan label akuntansi-ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label akuntansi-ekonomi. Tampilkan semua postingan
Contoh Soal Persamaan Dasar Akuntansi

Contoh Soal Persamaan Dasar Akuntansi

Sebelum kita masuk ke latihan soal persamaan dasar akuntansi kalian pasti sudah tau kan cara menganalisis dokumen transaksi, kalau belum tau monggo dibaca dulu cara menganalisis atau menverifikasi bukti transaksi atau sobat bisa lihat postingan sebelumnya mengenai Persamaan Dasar Akuntansi disini juga dibahas secara lengkap mengenai cara-cara menganalisis dan menentukan akun-akun yang terkait jadi pahami bener-bener yaa cara menganalisis bukti transaksi sebelum mempelajari contoh-contoh dibawah ini. kalau sudah faham mari langsung ke contoh-contoh soal persamaan dasar akuntansi dibawah ini.
1.      Ahmad mendirikan bengel yang diberi nama ‘’Sido Makmur’’ dengan menyetor  uang awal sebesar Rp. 800.000 . dan perlengkapan bengkel sebesar Rp. 200.000
a.       Ahmad membeli perlengkapan bengkel secara tunai seharga Rp. 100.000.
b.      Membeli peralatan bengkel secara kredit sebesar Rp. 200.000
c.   Membeli perlengkapan bengkel sebesar Rp.300.000. baru dibayar Rp. 100.000. sisanya dibayar seminggu lagi. 
d.      Mendapatkan pinjaman uang Rp. 500.000 dari bank Mandiri
e.       Ahmad menerima pendapatan dari pelanggan atas jasa bengkel sebesar Rp. 200.000
f.       Ahmad membayar sewa tempat sebesar Rp. 150.000
g.      Membayar gaji karyawan bengkel sebesar Rp. 50.000
h.      Diterima pendapatan atas jasa bengkel sebesar Rp. 100.000
i.        Membayar utang pada transaksi c sebesar Rp 100.000
j.        Membayar angsuran pinjaman bank sebesar Rp. 200.000

Diminta :
Buatlah persamaan dasar akuntansi dari transaksi- transaksi diatas. ?
Jawab :
Jawaban soal persamaan dasar akuntansi
Persamaan dasar akuntansi

2. Siti pada tanggal 1 agustus 2015 mendirikan salon yang diberi nama ‘’Siti cantik’’ dengan menginvestasikan uangnya sebesar Rp. 500.000 . Selama bulan agustus terjadi transaksi-transaksi sebagai berikut :
a.      Siti membeli perlengkapan salon secara tunai dengan harga Rp. 400.000.
b.       Mendapatkan pinjaman uang sebesar Rp. 800.000 dari bank BRI
c.       Membeli peralatan salon secara kredit sebesar Rp. 300.000
d.   Membeli perlengkapan salon sebesar Rp. 250.000. baru dibayar Rp. 100.000. sisanya dibayar seminggu lagi.
e.     Siti menerima pendapatan dari pelanggan atas jasa salonnya sebesar Rp. 250.000
f.        Siti membayar sewa tempat sebesar Rp. 150.000
g.       Membayar upah karyawan salon siti cantik sebesar Rp. 75.000
h.       Diterima pendapatan atas jasa salon sebesar Rp. 150.000
i.         Membayar utang pada transaksi d sebesar Rp 100.000
j.         Membayar angsuran pinjaman bank sebesar Rp. 275.000
k.        Siti mengambil uang untuk keperluan pribadi sebesar Rp. 25.000

Diminta
a.                               Buatlah persamaan dasar akuntansi dari transaksi- transaksi diatas.
Jawab :
Jawaban soal persamaan dasar akuntansi
Persamaan Dasar Akuntansi
Sampai disini dulu sobat semoga bermanfaat. Jangan lupa komen yaa.....
Pengertian Perdagangan dan Kerja Sama Ekonomi Internasional

Pengertian Perdagangan dan Kerja Sama Ekonomi Internasional

Pengertian Perdagangan dan Kerja Sama Ekonomi Internasional - Dalam perekonomian, tidak ada satu pun negara yang dapat melakukan kegiatan tanpa berhubungan dengan negara-negara lain. Apakah yang dimaksud dengan perdagangan internasional? Apakah yang dimaksud dengan kerja sama internasional? Setelah mempelajari bahasan ini, kalian diharapkan mampu memahami mengenai pengertian perdagangan dan kerja sama internasional. 


1. PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Perdagangan internasional adalah kegiatan pertukaran barang atau jasa antar negara yang memiliki hubungan perdagangan. Kegiatan pertukaran antar negara ini terdiri atas kegiatan penjualan barang ke luar negeri yang disebut ‘ekspor’ serta kegiatan membeli atau mendatangkan barang dari luar negeri yang diistilahkan sebagai ‘impor’.
Perdagangan internasional, berdasarkan luas cakupannya, dapat dibedakan atas:
1) Perdagangan Bilateral
Perdagangan bilateral adalah perdagangan yang dilakukan antar dua negara.
2) Perdagangan Regional
Perdagangan regional adalah perdagangan yang dilakukan oleh negara-negara yang berada dalam satu kawasan tertentu, misalnya negara-negara Asia Tenggara (ASEAN).
3) Perdagangan Multilateral
Perdagangan multilateral adalah perdagangan yang dilakukan oleh lebih dari dua negara yang tidak terbatas pada kawasan tertentu.
Menurut Amir M.S. (1990), bila dibandingkan dengan pelaksanaan perdagangan di dalam negeri, perdagangan internasional sangatlah rumit dan kompleks. Kerumitan tersebut, antara lain, disebabkan karena adanya batas-batas politik dan kenegaraan yang dapat menghambat perdagangan, misalnya dengan adanya bea, tarif, atau kuota barang impor. Selain itu, kesulitan lain timbul karena adanya perbedaan budaya, bahasa, mata uang, taksiran dan timbangan, serta hukum dalam perdagangan.
Kegiatan perdagangan internasional memberi banyak manfaat atau keuntungan bagi negara yang melakukannya, yakni:
a) Sebagai Sumber Devisa
Dengan mengekspor (menjual) beragam barang dan jasa, suatu negara akan memperoleh devisa, yaitu semua benda yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran internasional. Devisa yang diperoleh suatu negara dapat digunakan untuk membayar impor dan lain-lain.
b) Menjaga Stabilitas Harga
Harga suatu barang cenderung meningkat bila jumlah barang yang dimaksud tidak bisa memenuhi permintaan pasar, dengan kata lain jumlah barang lebih sedikit dibanding permintaan. Agar harga tidak terus naik, pemerintah dapat mengimpor barang yang sama sehingga harga dapat tetap stabil.
c) Memperluas Lapangan Kerja
Perdagangan internasional dapat memperluas lapangan kerja. Peningkatan permintaan luar negeri terhadap hasil produksi suatu negara, akan mendorong pengusaha membangun pabrik baru yang membutuhkan tambahan tenaga kerja.
d) Mendorong Alih Teknologi
Barang-barang impor yang berteknologi tinggi seperti komputer, telepon genggam, kapal selam, dan pesawat tempur, mengharuskan masyarakat memahami, mampu mengoperasikan, sekaligus merawat barang-barang tersebut. Hal ini mendorong terjadinya alih teknologi dari negara pengekspor (negara maju) ke negara pengimpor (negara berkembang).
e) Memperoleh Barang dan Jasa yang Tidak Dapat Diproduksi Sendiri
Kapal selam dan pesawat tempur adalah contoh barang yang tidak bisa diproduksi oleh negara-negara berkembang. Indonesia memperoleh satelit dengan cara membeli dari Amerika. Selain satelit, masih banyak barang lain yang tidak dapat diproduksi Indonesia dan harus diperoleh melalui perdagangan internasional.
2. KERJA SAMA EKONOMI INTERNASIONAL
Secara umum, kerja sama ekonomi internasional dapat dimaknai sebagai kerja sama dalam bidang ekonomi yang dilakukan oleh suatu negara dengan negara lain. Kerja sama tersebut dapat terjadi hanya melibatkan dua negara saja atau pun lebih.
Kerja sama ekonomi internasional memiliki tujuan sebagai berikut.
1) Meningkatkan Ekspor/Impor
Untuk memperlancar ekspor/impor, suatu negara dapat bergabung dalam organisasi perdagangan internasional sehingga mengetahui kebijakan perdagangan antar negara. Dengan demikian, negara tersebut bisa meningkatkan kinerja ekspor tanpa melanggar aturan.
2) Mempercepat Pembangunan Nasional
Kerja sama ekonomi antar negara berguna untuk mendapatkan modal dan bantuan pembangunan. Kebutuhan dana tersebut disalurkan melalui Bank Pembangunan Asia, Bank Dunia, atau pun lembaga keuangan internasional lainnya.
3) Membebaskan Negara dari Keterbelakangan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi tiap-tiap negara berbeda-beda. Kerja sama internasional diharapkan mampu mengurangi ketertinggalan melalui pemberian bantuan berupa modal, teknik, dan sumber daya manusia yang ahli.
4) Mempererat Jalinan Persahabatan Antar Negara
Keterlibatan negara-negara di dunia dalam kerja sama internasional dapat mempererat persahabatan antar negara. Kondisi ini memberikan kontribusi positif dalam menjaga persaudaraan antar negara.
5) Memelihara Perdamaian Dunia
Untuk mewujudkan perdamaian, dibutuhkan peran aktif beberapa negara di dunia. Perdamaian dunia dapat terjalin diawali melalui kerja sama ekonomi antar negara.
Beberapa bentuk kerja sama internasional, antara lain:
• Kerja Sama Bilateral
Kerja sama bilateral adalah sebuah bentuk kerja sama yang melibatkan dua negara di dunia. Misalnya, kerja sama antara Indonesia dengan Republik Korea dalam bidang ekonomi dan teknik.
• Kerja Sama Regional
Kerja sama regional adalah bentuk kerja sama yang terjalin antara beberapa negara dalam satu wilayah atau kawasan. Kerja sama ini tidak dapat dilepaskan dari persamaan lokasi, historis-geografis, teknik, sumber daya alam, dan pemasaran. Misalnya, ASEAN di wilayah Asia Tenggara, APEC di wilayah Asia Pasifik, dan MEE di wilayah Eropa.
• Kerja Sama Sub-Regional
Kerja sama sub regional dilakukan oleh beberapa negara di dalam sub kawasan. Misalnya, kerja sama tiga negara antara Belgia, Belanda, dan Luksemburg. Kerja sama ini dikenal dengan ‘Benelux’. Di kawasan Asia Tenggara juga terjalin kerja sama antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand berupa kerja sama pertumbuhan ekonomi atau Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

• Kerja Sama Antar Regional
Kerja sama antar regional adalah bentuk kerja sama yang melibatkan beberapa negara dalam satu kawasan dengan beberapa negara di kawasan lain. Misalnya, negara-negara Uni Eropa menjalin kerja sama dengan negara-negara ASEAN.
• Kerja Sama Multilateral
Kerja sama multilateral adalah bentuk kerja sama yang melibatkan beberapa negara di dunia tanpa memandang batas wilayah tertentu. Kerja sama ini bersifat global atau internasional. Misalnya, WTO, PBB, Bank Dunia, ILO, WHO, dan UNDP.

RANGKUMAN

1) Perdagangan internasional adalah kegiatan pertukaran barang atau jasa antar negara yang memiliki hubungan pedagangan.
2) Untuk memenuhi semua kebutuhannya, suatu negara perlu bekerja sama dengan negara lain melalui jalinan kerja sama ekonomi internasional. Secara umum, kerja sama ekonomi internasional dapat dimaknai sebagai kerja sama dalam bidang ekonomi yang dilakukan oleh suatu negara dengan negara lain.
Peran Bank Indonesia sebagai Bank Sentral di Indonesia

Peran Bank Indonesia sebagai Bank Sentral di Indonesia

Peran Bank Indonesia sebagai Bank Sentral di Indonesia
Peran Bank Indonesia sebagai Bank Sentral di Indonesia

Sebelum mulai pembelajaran pada bagian ini, coba keluarkan uang yang kalian miliki baik uang kertas maupun uang logam. Coba kalian perhatikan dengan saksama. Pasti di setiap uang, kalian menemukan tulisan “Bank Indonesia”. Kalau begitu, apa sebenarnya Bank Indonesia itu?
Bank Indonesia adalah bank sentral Republik Indonesia. Bank sentral adalah pembina dan pengawas bank. Bank sentral mempunyai wewenang memberi (dan mencabut), atau mengajukan rekomendasi pemberian izin usaha kepada bank. Selain itu juga, bank sentral mempunyai wewenang mengatur, mengawasi dan mengenakan sanksi kepada bank.

Keberadaan Bank Indonesia diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 23D yang menyatakan Negara memiliki suatu bank sentral yang susunan, kedudukan, kewenangan, tanggung jawab, dan independensinya diatur dengan undang-undang. Nah, dari ketentuan tersebut dapat disimpulkan bahwa Republik Indonesia mempunyai satu bank sentral, yaitu Bank Indonesia yang memiliki kantor perwakilan di setiap daerah.


Dalam kedudukannya sebagai bank sentral, Bank Indonesia mempunyai tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Kestabilan nilai rupiah ini mengandung dua aspek, yaitu kestabilan nilai mata uang terhadap barang dan jasa serta kestabilan terhadap mata uang negara lain.

Aspek pertama tercermin pada perkembangan laju inflasi, sementara aspek kedua tercermin pada perkembangan nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara lain. Perumusan tujuan tunggal ini dimaksudkan untuk memperjelas sasaran yang harus dicapai Bank Indonesia serta batas-batas tanggung jawabnya. Dengan demikian, tercapai atau tidaknya tujuan Bank Indonesia ini kelak akan dapat diukur dengan mudah.
Untuk mencapai tujuan, Bank Indonesia mempunyai tugas sebagai berikut :
a. menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter.
b. mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran.
c. mengatur dan mengawasi bank.

Bank Indonesia adalah lembaga negara yang independen, bebas dari campur tangan Pemerintah dan/atau pihak-pihak lainnya. Dengan kata lain, selain berkedudukan sebagai bank sentral, Bank Indonesia juga berkedudukan sebagai lembaga negara. Dilihat dari sistem ketatanegaraan Republik Indonesia, kedudukan Bank Indonesia sebagai lembaga negara yang independen tidak sejajar dengan lembaga tinggi negara seperti Dewan Perwakilan Rakyat, Badan Pemeriksa
Keuangan, dan Mahkamah Agung. Kedudukan Bank Indonesia juga tidak sama
dengan Kementerian Negara karena kedudukan Bank Indonesia berada di luar
pemerintahan. Status dan kedudukan yang khusus tersebut diperlukan agar
Bank Indonesia dapat melaksanakan peran dan fungsinya secara lebih efektif
dan efisien. Meskipun Bank Indonesia berkedudukan sebagai lembaga negara
independen, dalam melaksanakan tugasnya, Bank Indonesia mempunyai
hubungan kerja dan koordinasi yang baik dengan Dewan Perwakilan Rakyat,
Badan Pemeriksa Keuangan, Pemerintah dan pihak lainnya.

Dalam hubungannya dengan Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat, Bank Indonesia setiap awal tahun anggaran menyampaikan informasi tertulis mengenai evaluasi pelaksanaan kebijakan moneter dan rencana kebijakan moneter yang akan datang. Khusus kepada Dewan Perwakilan Rakyat, disampaikan pelaksanaan tugas dan wewenang setiap triwulan (tiga bulan) dan sewaktu-waktu bila diminta oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Selain itu, Bank Indonesia menyampaikan rencana dan realiasasi anggaran tahunan kepada Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat. Dalam hubungannya dengan Badan Pemeriksa Keuangan, Bank Indonesia wajib menyampaikan laporan keuangan tahunan kepada Badan Pemeriksa Keuangan.

Menyadari pentingnya dukungan dari berbagai pihak bagi keberhasilan tugasnya, Bank Indonesia senantiasa bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai lembaga negara dan unsur masyarakat lainnya. Beberapa kerja sama ini dituangkan dalam nota kesepahaman, keputusan bersama, serta perjanjianperjanjian yang ditujukan untuk menciptakan sinergi dan kejelasan pembagian tugas antarlembaga serta mendorong penegakan hukum yang lebih efektif.
Pengertian, Tujuan Dan Manfaat Tax Amnesty Pajak Menurut Undang-Undang

Pengertian, Tujuan Dan Manfaat Tax Amnesty Pajak Menurut Undang-Undang



Pengertian, Tujuan Dan Manfaat Tax Amnesty Pajak Menurut Undang-Undang



Pengertian Tax Amnesty / Amnesty Pajak

Tax Amnesty atau amnesty pajak merupakan kebijakan pemerintah yang diberikan kepada pembayar pajak tentang pengampunan/pengurangan pajak dan sebagai ganti atas pengampunan tersebut pembayar pajak harus membayar uang tebusan.lalu bagaimana dengan pengertian tax amnesty menurut undang-undang?

Pengertian Tax Amnesty menurut Undang-undang

 “Tax Amnesty ialah pengapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenakan sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana dalam bidang perpajakan, dengan cara mengungkap harta dan membayar uang tebusan”  di atur dalam undang-undang No 11 Tahun 2016 Tentang Pengampunan Pajak. Lalu apakah yang dimaksud dengan uang tebusan? Uang tebusan ialah sejumlah uang yang dibayarkan ke kas Negara untuk mendapatkan Tax Amnesty/pengampunan pajak. Pasal 1 no 7 UU No 11 Tahun 2016.

Manfaat Tax Amnesty / Amnesti Pajak

Beberapa manfaat atau keuntungan yang didapatkan oleh amnesty pajak yaitu sebagai berikut.

1.  penghapusan pajak terutang yang belum diterbitkan ketetapan pajak, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan, dan tidak dikenai sanksi pidana di bidang perpajakan, untuk kewajiban perpajakan dalam masa pajak, bagian Tahun Pajak, dan Tahun Pajak, sampai dengan akhir Tahun Pajak Terakhir yang berkaitan dengan kewajiban perpajakan PPh dan PPN atau PPnBM.

2.  penghapusan sanksi administrasi perpajakan berupa bunga, atau denda, untuk kewajiban perpajakan dalam masa pajak, bagian Tahun Pajak, dan Tahun Pajak, sampai dengan akhir Tahun Pajak Terakhir yang berkaitan dengan kewajiban perpajakan PPh dan PPN atau PPnBM.

3.  tidak dilakukan pemeriksaan pajak, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan Tindak Pidana di Bidang Perpajakan, atas kewajiban perpajakan dalam masa pajak, bagian Tahun Pajak, dan Tahun Pajak, sampai dengan akhir Tahun Pajak Terakhir yang berkaitan dengan kewajiban perpajakan PPh dan PPN atau PPnBM.

4.  penghentian pemeriksaan pajak, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan Tindak Pidana di Bidang Perpajakan, dalam hal Wajib Pajak sedang dilakukan pemeriksaan pajak, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan Tindak Pidana di Bidang Perpajakan atas kewajiban perpajakan, sampai dengan akhir Tahun Pajak Terakhir yang berkaitan dengan kewajiban perpajakan PPh dan PPN atau PPnBM.

Tujuan Tax Amnesty / Amnesty Pajak

Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty tetap berpegang teguh berdasarkan asas yakni kepastian hukum, keadilan, kemanfaatan dan kepentingan nasional. Ada manfaat ada juga tujuan atau maksud dari diberlakukan Tax Amnesty / amnesty pajak ini diantaranya sebagai berikut.

1.  meningkatkan penerimaan pajak, yang antara lain akan digunakan untuk pembiayaan pembangunan.

2.  mendorong reformasi perpajakan menuju sistem perpajakan yang lebih berkeadilan serta perluasan basis data perpajakan yang lebih valid, komprehensif, dan terintegrasi;

3.  mempercepat pertumbuhan dan restrukturisasi ekonomi melalui pengalihan Harta, yang antara lain akan berdampak terhadap peningkatan likuiditas domestik, perbaikan nilai tukar Rupiah, penurunan suku bunga, dan peningkatan investasi;

Demikianlah artikel mengenai Pengertian Tujuan, Dan Manfaat Tax Amnesty Pajak Menurut Undang-Undang, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan anda mengenai pajak yang diterapkan di Indonesia.
Pengertian Bank Sentral, Fungsi, Tujuan serta Wewenangnya

Pengertian Bank Sentral, Fungsi, Tujuan serta Wewenangnya


Pengertian Bank Sentral, Fungsi, Tujuan serta Wewenangnya – Seperti yang sekarang kita ketahui bahwa semakin meningkat dan berkembangnya perekonomian dunia, maka disetiap Negara di dunia wajib memiliki bank sentral. Dengan demikian di dalam artikel ini kita akan sama-sama membahas tentang Pengertian Bank Sentral, Fungsi, Tujuan serta Wewenangnya. Langsung saja simak sebagai berikut.

Pengertian Bank Sentral

apa yang dimaksud dengan Bank Sentral? Bank Sentral ialah sebuah lembaga yang mempunyai peran sangat penting untuk perekonomian suatu Negara di dunia. Secara garis besar, sampai dengan saat ini belum ada kesepakatan mengenai definisi pasti dari bank sentral. Tetapi , sebagai rujukan terdapat beberapa pendapat yang mengemukakan mengenai pengertian bank sentral tersebut, dalam arti sempit maupun luas yang berdasarkan fungsi yang dijalankan oleh bank sentral itu sendiri. Salah satu definisi bank sentral dalam arti sempit dikemukakan oleh John Singleton (2009) bahwa bank sentral merupakan sebuah bank tempat bank-bank lain menaruh dana (rekening) dan mempergunakan dana tersebut untuk penyelesaian akhir (settlement) dari transaksi antarbank.



Pengertian Bank Sentral, Fungsi, Tujuan serta Wewenangnya

Fungsi Bank Sentral

Adapun fungsi Yang terdapat dalam Bank Sentral berdasarkan aktivitas yang dilakukan menurut Singleton, ialah sebagai berikut :
# Penyedia jasa perbankan dan agen kepada pemerintah dan sering sebagai pengelola pinjaman pemerintah.

# Penjaga keutuhan sistem Keuangan dan pada beberapa situasi/keadaan bertindak sebagai an emergency lender of last resort dan pengawas kehati-hatian perbankan.
# Penerbit uang atau alat pembayaran yang sah guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
# Penasihat pemerintah terkait dengan kebijakan ekonomi. Bank sentral dipandang memiliki keahlian mengenai hal-hal yang terkait dengan bidang ekonomi dankeuangan.
# Pembuat kebijakan imtuk mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di Negara Berkembang, untuk memperkuat pembangunan ekonomi.
# Pelaksana dari kebijakan pemerintah di bidang nilai tukar dan sebagai kustodi dari cadangan devisa negara dan membantu negara dalam mengelola cadangan devisa.
# Pelaksana dan perumus kebijakan moneter.
#Lembaga yang memiliki hubungan erat dengan pemerintah sehingga memungkinkan bank sentral mendapat tugas lain, seperti memberikan pelindungan nasabah seperti di Amerika Serikat, atau sebagai operator registri saham.
# Lembaga yang berpartisipasi dalam kerja sarna pengaturan moneter internasional.
# Custodian dari cadangan bank umum dan pembantu penyelesaian akhir transaksi cliring antarbank.

Tujuan Bank Sentral dalam Sebuah Negara

Tujuan Bank Sentral dalam Sebuah Negara – adakah anda pahami apa tujuan dari bank sentral ini dalam sebuah Negara? Mengapa harus ada bank sentral? Seperti bunyi UU Nomor 23 Tahun 1999 sebagaimana telah disempurnakan terakhir melalui UU Nomor 6 Tahun 2009 tentang Bank Indonesia yakni pasal 7 yang menyebutkan bahwa tujuan dari sebuah Bank Sentral atau BI di ialah mencapai dan memelihara kestabilan nilai Rupiah.

Terdapat dua aspek penting terhadap kestabilan nilai rupiah diantaranya ialah :
  1. Kestabilan terhadap mata uang negara lain yang tercermin pada perkembangan nilai tukar (kurs) Rupiah terhadap mata uang negara lain.
  2. Kestabilan terhadap barang dan jasa yang tercermin pada perkembangan laju inflasi.
Lalu apa upaya yang harus kita lakukan dalam mencapai tujuan dan memelihara kestabilan nilai rupiah tersebut? Hal ini juga telah dijelaskan dalam UU Bank Indonesia , bahwa Bank Indonesia memiliki tiga tugas, antara lain :
  1.  Mengatur dan mengawasi bank.
  2.  Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran.
  3.  Menetapkan dan melaksanakan kebijalcan moneter.

Tugas dan Wewenang Bank Sentral dalam Sebuah Negara

Tugas dan Wewenang Bank Sentral dalam Sebuah Negara – bagaimana tugas dan wewenang yang harus dilaksanakan dan dikerjakan oleh sebuah Bank Sentral? Bank Sentral memiliki tiga tugas. Adapun tugas-tugas dari Bank Sentral ialah sebagai berikut :

Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter. Tugas ini diarahkan dalam rangka mengendalikan jumlah uang yang beredar dan /atau suku bunga agar dapat mendukung pencapaian tujuan kestabilan nilai uang, sekaligus mendorong perekonomian nasional. Dalam melaksanakan tugas kebijakan moneter, Bank Sentral senantiasa memantau perkembangan dan kecenderungan berbagai variabel ekonomi makro, moneter, dan keuangan.
Mengatur dan melaksanakan sistem pembayaran, yang mencakup sekumpulan kesepakatan, aturan, standar, dan prosedur yang digunakan dalam mengatur peredaran uang. Sistem pembayaran dapat berlangsung, baik secara tunai maupun nontunai. Sistem pembayaran tunai menyangkut pencetakan dan pengedaran uang agar jumlah, denominasi, kelayakan, ataupun keamanan uang sebagai alat pembayaran yang sah dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam melaksanakan berbagai aktivitas ekonomi.
Mengatur dan mengawasi perbankan. Peran penting perbankan terutama terletak pada flingsinya sebagai lembaga kepercayaan dalam memobilisasi dana masyarakat dan menyalurkannya dalam bentuk kredit dan altematif pembiayaan lainnya untuk dunia usaha. Perbankan mempunyai peran vital dalam pelaksanaan kebijakan moneter, hal tersebut dikarenakan sebagian besar peredaran uang dalam perekonomian berlangsung melalui perbankan.

Wewenang yang dimiliki oleh Bank Sentral dalam Sebuah Negara

Wewenang yang dimiliki oleh Bank Sentral dalam Sebuah Negara – apa saja wewenang yang dimiliki oleh Bank Sentral? Dalam rangka melaksanakan ketiga tugas Bank Sentral diatas, adapaun wewenang yang diberikan oleh Undang-undang ialah sebagai berikut :

Wewenang terkait dengan tugas menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter yang meliputi beberapa tugas-tugas yakni menetapkan sasaran-sasaran moneter dengan memperhatikan sasaran laju inflasi; melakukan pengendalian moneter dengan tidak terbatas pada operasi pasar terbuka di pasar uang, baik rupiah maupun valuta asing;menetapkan tingkat diskonto, menetapkan cadangan minimum, dan mengatur kredit atau pembiayaan.
 Wewenang terkait dengan tugas mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran yang meliputi tugas-tugas yakni dengan melaksanakan dan memberikan persetujuan dan izin atas penyelenggaraan jasa sistem pembayaran; mewajibkan penyelenggara jasa sistem pembayaran untuk menyampaikan laporan kegiatannya; menetapkan penggunaan alat/instrumen pembayaran.

Wewenang terkait dengan tugas mengatur dan mengawasi bank Yang meliputi tugas-tugas yakni menetapkan peraturan; memberikan dan mencabut izin atas lcelembagaan dan kegiatan usaha tertentu dari bank; mengawasi bank baik secara individual maupim sebagai sistem perbankan; mengenakan sanksi terhadap bank sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Demikian artikel mengenai Pengertian Bank Sentral, Fungsi, Tujuan serta Wewenangnya. Semoga bermanfaat bagi anda yang membaca. dengan adanya artikel ini diharapkan dapat menjadikan wawasan anda lebih terbuka lagi dalam memahami Pengertian Bank Sentral, Fungsi, Tujuan serta Wewenang Bank Sentral di Indonesia. Baca juga: Faktor yang Mempengaruhi Manajemen Bank
Pengertian dan Contoh Analisis SWOT

Pengertian dan Contoh Analisis SWOT

Jika pada artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai Analisis Pieces, sekarang kita akan membahas Pengertian dan Contoh Analisis SWOT. Analisis SWOT juga sering digunakan untuk menganalisa sebuah masalah, dan jika pada skripsi Analisis SWOT ini terdapat dalam BAB 3. Langsung saja kita ulas Pengertian dan Contoh Analisis SWOT sebagai berikut


Pengertian dan Contoh Analisis SWOT

Pengertian Analisis SWOT

Pertama kita akan membahas apa definisi dari Analisis SWOT. Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weakness), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths, weakness, opportunities, dan threats). Akan dibahas lebih detail sebagai berikut :

1.  Kekuatan(Strenghts)

Analisis kekuatan, situasi ataupun kondisi yang merupakan kekuatan dari suatu organisasi atau perusahaan pada saat ini.  Yang perlu di lakukan di dalam analisis ini adalah setiap perusahaan atau organisasi perlu menilai kekuatan-kekuatan dan kelemahan di bandingkan dengan para pesaingnya. Misalnya jika kekuatan perusahaan tersebut unggul di dalam teknologinya, maka keunggulan itu dapat di manfaatkan untuk mengisi segmen pasar yang membutuhkan tingkat teknologi dan juga kualitas yang lebih maju.

2.  Kelemahan(Weakness)

Analisis kelemahan, situasi ataupun kondisi yang merupakan kelemahan dari suatu organisasi atau perusahaan pada saat ini. Merupakan cara menganalisis kelemahan di dalam sebuah perusahaan ataupun organisasi yang menjadi kendala yang serius dalam kemajuan suatu perusahaan atau organisasi.

3.  Peluang(Opportunnity)

Analisis peluang, situasi atau kondisi yang merupakan peluang diluar suatu organisasi atau perusahaan dan memberikan peluang berkembang bagi organisasi dimasa depan. Cara ini adalah untuk mencari peluang ataupun terobosan yang memungkinkan suatu perusahaan ataupun organisasi bisa berkembang di masa yang akan depan atau masa yang akan datang.

4.  Ancaman(Threats)

Analisis ancaman, cara menganalisis tantangan atau ancaman yang harus dihadapi oleh suatu perusahaan ataupun organisasi untuk menghadapi berbagai macam faktor lingkungan yang tidak menguntungkan pada suatu perusahaan atau organisasi yang menyebabkan kemunduran. Jika tidak segera di atasi, ancaman tersebut akan menjadi penghalang bagi suatu usaha yang bersangkutan baik di masa sekarang maupun masa yang akan datang.

Contoh Analisis SWOT

Setelah kita mengetahui apa itu Analisis SWOT, sekarang saya akan mencoba memberikan contoh Analisis SWOT yaitu kekuatan (strengths), kelemahan (weakness), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) pada sebuah Aplikasi Kamus Medis Berbasis Android.

Contoh Analisis SWOT pada Aplikasi Kamus Medis Berbasis Android

1.  Kekuatan(Strenghts)

a. Pengguna smartphone berbasis android lebih banyak daripada OS lain diseluruh dunia

b. Sifat android yang open source memudahkan pengembangan aplikasi ke versi selanjutnya

c. Pengembang aplikasi berbasis android memiliki jumlah lebih banyak dari platform os lain

d. sistem ini bisa diakses tanpa terbubung pada internet (offline)

2.  Kelemahan(Weakness)

a. Tidak semua aplikasi android kompatibel di semua device

b. pengguna aplikasi tidak bisa menambahkan kosa kata, dan edit kosa kata sendiri.

3.  Peluang(Opportunnity)

a. Proses yang mudah untuk mengunggah atau memperoleh aplikasi yang dikembangkan

b. Banyak pengguna android cenderung sering mengunduh aplikasi yang gratis

c. Menciptakan aplikasi yang sebelumya berupa naskah cetak, menjadi bentuk mobile application sehingga lebih efesien.

4.  Ancaman(Threats)

a. Kemungkinan ada developer lain yang mengembangkan aplikasi sejenis dan memiliki fitur atau materi yang lebih mendukung

b. Jika suatu saat muncul versi baru os android, dikhawatirkan akan ada fungsi dalam aplikasi yang tidak berjalan

c. Komentar yang diberikan pengguna di playstore jika buruk dapat mempengaruhi calon pengguna

Demikianlah artikel mengenai Pengertian dan Contoh Analisis SWOT, semoga dengan adanya artikel ini, temen-temen bisa lebih memahami dan memudahkan dalam mengerjakan tugas dan skripsi.
 Pengertian Politik Pintu Terbuka, Politik Mercusuar dan Politik Dumping

Pengertian Politik Pintu Terbuka, Politik Mercusuar dan Politik Dumping

Pengertian Politik Pintu Terbuka, Politik Mercusuar dan Politik Dumping – pada artikel kali ini akan kita bahas satu persatu mengenai pengertian dari politik pintu terbuka, politik mercusuar dan politik dumping. Langsung saja pembahasannya sebagai berikut :


 Pengertian Politik Pintu Terbuka, Politik Mercusuar dan Politik Dumping


Pengertian Politik Pintu Terbuka

Pengertian Politik Pintu Terbuka - Politik Pintu Terbuka ialah pelaksanaan politik colonial liberal di Indonesia, dimana golongan liberal belanda tersebut berpendapat bahwa kegiatan ekonomi di indonesa harus diatasi oleh pihak swasta, sementara pemerintah hanya berperan mengawasi saja.

Definisi Politik Pintu Terbuka – alasan mengapa belanda menerapkan kebiajakn politik pintu terbuka. Adanya traktat Sumatera pada tahun 1871 yang memberikan kebebasan bagi Belanda untuk meluaskan wilayahnya ke Aceh. Sebagai imbalannya Inggris meminta Belanda menerapkan system ekonomi Liberal di Indonesia agar pengusaha Inggris dapat menanamkan modalnya di Indonesia.

Adapun dampak yang terjadi dari kebijakan politik pintu terbuka diantara nya adalah:

1.  Rakyat semakin menderita dan sengsara karena eksploitasi terhadap sumber pertanian dan tenaga manusia semakin hebat.

2.  Industri/usaha pribumi mati karena pekerjanya pindah bekerja ke perkebunan dan pabrik-pabrik.

3.  Politik pintu terbuka yang diharapkan dapat memperbaiki kesejahteraan rakyat, justru membuat rakyat semakin menderita.

4.  Rakyat mengenal sistem upah dengan uang, juga mengenal barang-barang ekspor dan impor.

Pengertian Politik Mercusuar

apa yang di maksud dengan politik mercusuar? Menjawab dari pertanyaan tersebut , politik mercusuar merupakan politik yang dijalankan oleh presiden Soekarno pada masa demokrasi terpimpin yang bertujuan menjadikan Indonesia sebagai mercusuar yang dapat menerangi jalan bagi New Emerging Forces yaitu kekuatan baru yang sedang tumbuh di dunia.

Pengertian Politik Dumping

Pengertian Politik Dumping – diatas sudah kita bahas pengertian dari politik pintu terbuka dan politik mercusuar. Kemudian apa yang dimaksud dengan politik dumping? Politik dumping merupakan kebijakan-kebijakan yang dikerjakan dengan jalan menjual produk diluar negeri dengan lebih murah dari pada dalam negeri. Kebijkan ini memiliki tujuan yaitu untuk menguasai pasar diluar negeri serta menghasilkan produk lama yang kurang terkenal.

Didalam kamus hukum ekonomi definisi dumping perdagangan international ialah “ sebuah praktik dagang yang dilakukan eksportir dengan menjual barang-barang komoditi dipasar international dengan harga yang sangat murah dari nilai wajarnya atau sangat rendah dari harga yang sudah ditentukan di dalam negerinya sendiri.

Pada umumnya sebuah tindakan dumping didalam pasar international merupakan bentuk tindakan tidak adil dan akan merugikan banyak pihak, salah satunya adalah pihak competitor yang berada dinegara lain.

Contoh dumping dalam  perdagangan international yang sungguh-sungguhh terjadi pada negeri kita Indonesia dan dunia international diantara nya ialah :

1. Terigu turki yang mendominasi di Indonesia sekitar tahun 2009, harga nya sangat jauh dibawah pasaran.

2.  Harga Handphone Xiaomi yang sangat rendah di Indonesia berbeda dengan harga di Negara pembuatnya sendiri yaitu Negara China.

3.  Indonesia mengekspor kertas dengan harga yang sangat murah ke Negara korea.

4.  China mengekspor sutra ke India dengan harga dibawah pasaran, padahal India sendiri termasuk Negara penghasil sutra.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Pengertian Politik Pintu Terbuka, Politik Mercusuar dan Politik Dumping. Semoga dapat bermanfaat serta menambah wawasan anda.
Pembangunan Ekonomi: Pengertian dan Dampak Positif-Negatif

Pembangunan Ekonomi: Pengertian dan Dampak Positif-Negatif

Pembangunan Ekonomi - Pembangunan ekonomi memiliki arti bahwa terjadinya suatu kenaikan pendapatan total serta perndapatan perkapita yang dalam hal ini memperhitungkan adanya pertambahan penduduk. Pembangunan ekonomi ini akan memiliki dampak terhadap kehidupan masyarakat. Untuk dampat positif dari pembangunan ekonomi ini diantaranya adalah dengan adanya pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan merasakan pemerataan pendapatan yang ada. Pembangunan ekonomi ini juga didukung dengan adanya pertumbuhan ekonomi, sehingga dapat dilakukan pembangunan ekonomi untuk dapat membuat kesejahteraan semakin meningkat. Dalam kegiatan pembangunan ekonomi ini adalah, diperlukan sebuah komitmen agar bisa terus melakukan pertumbuhan ekonomi secara kontinu. 

Pembangunan Ekonomi, Pengertian Pembangunan Ekonomi, Dampak Pembangunan Ekonomi, Dampak Positif Pembangunan Ekonomi, Dampak Negatif Pembangunan Ekonomi
Pembangunan Ekonomi - Pengertian & Dampak Positif
Sementara itu pertumbuhan ekonomi yang terjadi di sebuah negara ini akan dapat kita lihat dengan adanya tingkat produksi suatu negara yang meningkat sehingga akan mampu meningkatkan GNP secara rill yang bisa dirasakan. Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi ini memiliki efek yang tidak sama, jika pertumbuhan ekonomi ini semakin meningkat maka yang terjadi pendapatan negara secara kuantitas juga meningkat. Sedangkan untuk pembangunan ekonomi sendiri, peningkatan yang terjadi dapat dilihat dari kualitas yang ada, dengan ditandai semakin bagusnya berbagai sektor ekonomi yang ada di negara baik itu di kelembagaan, teknik dan juga sosial. Dengan adanya pembangunan ekonomi ini pendapatan perkapita penduduk dalam jangka panjang akan terus meningkat.

Dampak posistif dari pembangunan ekonomi ini akan dapat memperlancar pertumbuhan ekonomi yang ada, sehingga akan terciptanya lapangan pekerjaan yang banyak dan mampu mengurangi pengangguran yang ada di tanah air. Selain itu kegiatan ekonomi di suatu negara juga akan meningkat, karena negara akan lebih konsentrasi pada sturktur ekonomi industri. Dalam hal kegiatan pembangunan ekonomi ini, negara juga dituntut untuk memiliki SDM yang berkualitas. Sehingga akan berpengaruh terhadap peningkatan dan semakin berkembang pesat ilmu pengetahuan serta teknologi yang ada. Disamping ada dampak positif juga terdapat dampak negatif yang akan dirasakan, salah satunya adalah berkurangnya wilayah agraris karena digunakan untuk pembangunan sektor industri.

Sekian penjelasan dari kami, semoga artikel Mata Pelajaran Ekonomi di atas tentang Pembangunan Ekonomi bisa bermanfaat dan menjadi sumber belajar online temen-temen semua. Sertakan komen jika dari artikel di atas terdapat beberapa kesalahan. Bagikan ke teman-teman yang lainnya jika dirasa artikel di atas bermanfaat. Terima kasih..
Pengangguran: Pengertian & Faktor yang Mempengaruhi

Pengangguran: Pengertian & Faktor yang Mempengaruhi

Pengangguran - Semakin hari tingkat pengangguran memang semakin meningkat. Istilah pengangguran ini dikenal dengan tuna karya, yaitu orang yang tidak memiliki pekerjaan sama sekali. Terjadinya pengangguran ini juga dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah karena membludaknya jumlah angkatan kerja. Sehingga ini menjadi faktor seseorang tidak bisa mendapatkan pekerjaan, khususnya dalam bersaing dengan yang lainnya. Pengangguran  ini juga bisa dikatakan pada saat seseorang sedang dalam proses mencari pekerjaan. Ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi peningkatan pengangguran.

Pengangguran, Pengertian Pengangguran, Arti Pengangguran, Definisi Pengangguran, Makna Pengangguran, Faktor yang Mempengaruhi Pengangguran, Pendidikan Rendah dan Pengangguran, Keterampilan Minim dan Pengangguran, Lapangan Kerja Sedikit dan Pengangguran.
Pengangguran: Pengertian & Faktor yang Mempengaruhi

1. Pendidikan rendah

Untuk mendapatkan pekerjaan maka tentu akan diperhatikan seberapa tinggi pendidikan yang kita miliki. Terlebih sekarang ini perusahaan-perusahaan besar lebih mengutamakan untuk mendapatkan tenaga kerja yang pendidikannya tinggi, dengan harapan karyawan bisa mengetahui banyak pengetahuan sehingga dapat bekerja dengan cerdas. Jika dulu kebanyakan masih berprinsip kerja keras, tapi sekarang tidak hanya kerja keras tapi juga kerja cerdas.

2. Minimnya keterampilan yang dimiliki

Banyak sekali lulusan-lulusan SMA atau sederajatnya yang tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya, yang kemudian mencari pekerjaan. Akan tetapi lagi-lagi dia tidak bisa mendapatkan pekerjaan lantaran tidak memiliki keterampilan. 

3. Sedikitnya lapangan pekerjaan

Dengan sedikitnya lapangan pekerjaan maka akan semakin sulit pula untuk mendapatkan pekerjaan. Perusahaan akan lebih selektif dalam memilih tenaga kerja. Sehingga persaingan kerja juga meningkat.

Beberapa faktor diatas menjadi hal penting yang harus diperhatikan untuk segera diatasi. Tingkat pengangguran yang tinggi ini juga akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi suatu negara, karena masyarakat tidak mendapatkan pemerataan pendapatan, kesejahteraan masyarakat pun juga juga rendah. Oleh karena itu untuk mengatasinya masyarakat harus lebih cerdas dalam berpikir. Karena tingkat pengangguran yang tinggi ini bukanlah sepenuhnya tanggung jawab pemerintah, akan tetapi juga semua pihak baik itu pemerintah maupun individu. Tingkat pengangguran yang semakin meningkat ini dapat kita atasi dengan berbekal diri untuk memiliki ilmu pengetahuan yang tinggi. Demikian ulasan mengenai pengangguran, semoga dapat dijadikan sebagai semangat dalam mencerdaskan diri  agar bisa bersaing dalam dunia kerja.

Sekian penjelasan dari kami, semoga artikel Mata Pelajaran Ekonomi di atas tentang Penganguran bisa bermanfaat dan menjadi sumber belajar online temen-temen semua. Sertakan komen jika dari artikel di atas terdapat beberapa kesalahan. Bagikan ke teman-teman yang lainnya jika dirasa artikel di atas bermanfaat. Terima kasih..
Pengertian dan Jenis-jenis Pajak

Pengertian dan Jenis-jenis Pajak

Pengertian Pajak - Pelajaran pajak ini memang sudah pernah kita dapat di bangku sekolah tepatnya ketika kita masih di kelas 8. Pajak memiliki arti yaitu iuran wajib dan bisa dikatakan sebagai pungutan wajib yang dilakukan oleh pemerintah terhadap warga negaranya yang harus dibayarkan sesuai dengan undang-undang  tanpa memperoleh imbalan apapun secara langsung kepada masyarakat dan digunakan untuk pengeluaran negara  secara umum demi kemakmuran masyarakat secara menyeluruh. Dari pengertian ini maka dapat kita artikan bahwa pembayaran pajak yang dilakukan manfaatnya akan kembali ke masyarakat yang tidak disadari secara langsung. Adapun jenisnya pajak ini memiliki dua jenis diantaranya adalah:

Pajak, Pengertian Pajak, Definis Pajak, Arti Pajak, Makna Pajak, Jenis-jenis Pajak, Pajak Negara, Pajak Daerah.
Pengertian dan Jenis-jenis Pajak | http://www.mata-pelajaran.xyz 

1. Pajak negara

Yang dimaksud dengan pajak negara adalah pajak yang dipungut secara langsung oleh pemerintahan pusat yang meliputi pajak penghasilan, PPN dan pajak penjualan atas barang mewah, bea materai, bea masuk, dan cukai.

2. Pajak daerah

Untuk pajak ini terbagi menjadi dua bagian yaitu pajak provinsi dan kabupaten kota. Yang masing-masing jenis tidaklah sama.

Pajak ini memiliki peranan yang sangat penting, dengan adanya pajak ini maka negara dapat mengatur kegiatan ekonomi suatu negara sebagai bentuk pemerataan pendapatan masyarakat, sehingga dengan adanya pajak ini maka dapat mensejahteraan masyarakat tanah air. Oleh karen itu pembayaran pajak menjadi diwajibkan dan secara hukum pungutan pajak ini memaksa. 

Sementara itu ketika pajak ini semakin meningkat maka negara dapat dikatakan dalam keadaan mengalami pertumbuhan ekonomi. Dengan adanya pajak yang harus dibayar setiap individu ini maka itu artinya kita akan dapat membantu masyarakat lain. pajak juga berlaku pada badan usaha, semakin besar badan usaha maka semakin besar pula pajak yang harus dibayarkan kepada negara. Adapun bentuk pembayaran pajak ini memiliki berbagai jenis, ada yang tiap bulan ada yang dibayarkan cukup satu tahun sekali. 

Dan bagi anda yang secara hukum dan ketentuan wajib membayar pajak, maka anda bis membayar pajak dengan tepat waktu. Demikian terkait dengan pengertian pajak, semoga bisa bermanfaat untuk anda. 

Sekian penjelasan dari kami, semoga artikel Mata Pelajaran Ekonomi di atas tentang Pengertian dan Jenis-jenis Pajak bisa bermanfaat dan menjadi sumber belajar online temen-temen semua. Sertakan komen jika dari artikel di atas terdapat beberapa kesalahan. Bagikan ke teman-teman yang lainnya jika dirasa artikel di atas bermanfaat. Terima kasih..
Pengertian Singkat Akuntansi

Pengertian Singkat Akuntansi

Pengertian Akuntansi - Akuntansi  memiliki arti suatu aktifitas yang meliputi mengidentifikasi, mengukur, mengklasifikasikan dan mengihtisarkan kejadian atau bisa disebut dengan transaksi ekonomi  dan menghasilkan sebuah informasi tertulis dalam bentuk kuantitatif. Akuntansi ini sangat berkaitan erat dengan masalah keungan. Dalam prakteknya akuntansi ini sangatlah penting terlebih dalam hal pencatatan keuangan. Adanya akuntansi ini sangat berguna dalam hal pengambilan suatu keputusan. Dan bisa meramalkan masa depan perusahaan untuk pencapaian perolehan laba kedepan. Data-data hasil dari pencatatan akuntansi ini berbentuk angka-angka yang dalam hal ini mampu menunjukkan posisi suatu perusahaan. Dengan adanya akuntansi ini perusahaan akan mengetahui berapa besar laba yang diperoleh dan pengeluaran yang dikeluarkan.

Pengertian Akuntansi, Definisi Akuntansi, Makna Akuntansi, Arti Akuntansi.
Pengertian Singkat Akuntansi
Setiap lembaga baik itu instansi swasta ataupun pemerintah akuntansi ini menjadi salah satu sistem yang harus dimiliki dan selalu ada. Bahkan praktek akuntansi dilakukan oleh setiap yang bertransaksi meskipun dalam bentuk yang sederhana. Laporan dasar akuntansi yang ada biasanya meliputi pelaporan laba rugi, neraca, dan perubahan modal. Ketiga komponen ini menjadi dasar pencatatan dari akuntansi. Posisi keungan yang terdapat dalam perusahaan ini juga bermanfaat bagi pihak ketiga yang dalam hal ini adalah steakholder dan investor. Laporan akuntansi perusahaan yang berbentuk data ini akan sangat berguna untuk manager perusahaan dalam pengambilan keputusan. 

Model pencatatan akuntansi sekarang ini lebih mudah jika dibandingkan dengan yang dulu. Karena sekarang kebanyakan untuk urusan akuntansi ini menggunakan sistem. Sehingga tidak dilakukan pencatatan secara manual lagi. Di berbagai intansi keuangan terlebih dalam ranah perbankan pencatatan akuntansi menggunakan sistem komputer yang ada. Belajar akuntansi memang sangat penting untuk melakukan pencatatan keuangan secara rinci. Terlebih lagi didunia bisnis maka akuntansi ini sangat penting sekali. Pencatatan keuangan ini memang harus dipelajari dengan dengan detail agar dapat bisa kita ketahui keadaan keuangan secara transparan. Demikian terkait pengertian akuntansi, semoga bisa bermanfaat untuk anda. Mari bekali diri dengan belajar akuntansi untuk  bisa mengatur keuangan agar lebih baik dan terperinci.

Sekian penjelasan dari kami, semoga artikel Mata Pelajaran Ekonomi di atas tentang Pengertian Akuntansi bisa bermanfaat dan menjadi sumber belajar online temen-temen semua. Sertakan komen jika dari artikel di atas terdapat beberapa kesalahan. Bagikan ke teman-teman yang lainnya jika dirasa artikel di atas bermanfaat. Terima kasih..
Beberapa Pengertian, Fungsi, dan Unsur-Unsur Manajemen secara umum

Beberapa Pengertian, Fungsi, dan Unsur-Unsur Manajemen secara umum

Manajemen secara umum ialah ilmu dan seni tentang perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan terhadap anggota organisasi. Pengertian, Fungsi, dan Unsur-Unsur Manajemen secara umum bahwa manajemen mengatur penggunaan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Manajemen memiliki kegiatan dalam mengatur, memimpin, mengelola, mengendalikan dan mengembangkan sebuah organisasi. Manajemen merupakan sebuah seni dalam menyelesaikan pekerjaan secara kerjasama dengan orang lain. di dalam sebuah manajemen organisasi, seorang pemimpin berhak untuk mengatur, mengawasi dan mengkontrol jalannya organisasi tersebut. tujuan diadakannya sistem manajemen adalah agar organisasi dapat mencapai tujuan awal dengan melalui kerjsama dengan anggota organisasi atau sumber daya di dalam organisasi.
Beberapa Pengertian, Fungsi, dan Unsur-Unsur Manajemen secara umum

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli 

Menurut Harold Koontz dan Cyrill O' Donnel mengatakan bahwa manajemen merupakan cara mencapai tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain. dalam organisasi, untuk mencapai sebuath tujuan tidak bisa dilakukan hanya dengan satu divisi, melainkan harus dengan kerjasama tim divisi lainnya. untuk membuat kerjasama itu berhasil, dibutuhkan sistem manajemen yang bagus agar setiap anggota organisasi dapat berpartisipasi penuh. Manajemen membuat perencanaan hingga mengontrol jalannya rencana awal tersebut. Pengertian, Fungsi, dan Unsur-Unsur Manajemen secara umum menurut George Terry mengatakan bahwa manajemen merupakan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya menggunakan kegiatan orang lain. pengertian yang tidak jauh berbeda dengan Koontz, bahwa manajemen menggunakan tenaga orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.

Kegiatan orang lain yang dimaksud adalah kerjasama sumber daya manusia didalam organisasi dalam mencapai tujuan tertentu. Pengertian, Fungsi, dan Unsur-Unsur Manajemen secara umum Menurut Henry Fayol, manajemen merupakan sebuah proses yang terdiri dari kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan sumber daya manusia dan mengendalikannya untuk mencapai tujuan tertentu. Manajemen berperan dari perencanaan tujuan organisasi sejak awal terbentuknya. Lalu anajemen juga berperan dalam mengorganisasikan atau mengelompokkan orang-orang atau sumber daya manusia ke tempat yang sesuai dengan kemampuannya. Fngsi organisasi ini akan membantu jalnnya anggota organisasi dalam mencapai tujuan. Seorang manajer harus mampu menempatkan pegawainya secara tepat agar kinerja mereka juga maksimal.

Manajer juga berperan dalam menggerakan anggota organisasi agar melaksanakan tugasnya dengan benar. Setelah mengelompkkan anggota organisasi kedalam divisi yang sesuai, maka fungsi pengorganisasian juga meliputi pemberian tugas sesuai dengan divisinya. Dengan begitu maka tujuan organisasi akan dapat dicapai dengan kerjasama tim. Pengertian, Fungsi, dan Unsur-Unsur Manajemen secara umum juga harus melakukan pengendalian. Tujuannya agar anggota organisasi tidak keluar jalur dalam mencapai tujuan organisasi, karena jika sampai menyeleweng dari tujuan utama, maka organisasi tidak akan berjalan dengan lancar. Fungsi manajemen pada umumnya dimulai sejak awal perencanaan, hingga nanti ketika tujuan telah dicapai maka manajemen akan melakukan evaluasi.

Pengertian, Fungsi, dan Unsur-Unsur Manajemen secara umum yaitu bahwa manajemen memiliki fungsi perencanaan. Dimana pada perencanaan yaitu penataan tujuan organisasi dan strategi, kebijakan, program, metode, sistem, anggaran dan standar yang dibutuhkan dalam mencapai tujuan organisasi. Dalam proses perencanaan terdapat beberapa tahap yaitu menentukan tujuan yang melibuti kebutuhan organisasi, merumuskan keadaan saat ini yaitu memahami posisi perusahaan, mengidentifikasi kemudahan dan hambatan yakni mengetahui titik lemah dan kekuatan dari organisasi dalam mencapai tujuan tertentu dan mengembangkan rencana untuk pencapaian tujuan yakni tahap terakhir dalam proses perencanaan yaitu dengan mencari solusi alternative dalam mencapai tujuan dan pengambilan keputusan untuk berbagai alternative yang akan dipilih.

Fungsi Manajemen Secara Umum

berikutnya dalam Pengertian, Fungsi, dan Unsur-Unsur Manajemen secara umum yaitu fungsi pengorganisasian. Dalam fungsi ini manajemen menyusun struktur organisasi yang sesuai dengan tujuan, sumber daya organisasi dan lingkungan. Pengorganisasian bertujuan untuk membagi suatu kegiatan yang besar menjadi kegiatan yang lebih kecil yakni dalam divisi yang telah dibagi. Fungsi manajemen pengorganisasian yaitu untuk menetapkan struktur organisasi, mendelegasikan wewenang dan memantapkan hubungan.  Fungsi manajemen berikutnya yaitu dalam penyusunan personalia atau staffing. Staffing merupakan proses penarikan, pelatihan dan pengembangan serta penempatan dan pemberian ritentasi kepada karyawan yang akan menguntungkan bagi organisasi serta membuat karyawan menjadi lebih produktif. Kegiatan dalam staffing yaitu seperti rekruitmen karyawan, seleksi dan pengenalam organisasi.

Fungsi manajemen berikutnya yaitu dalam fungsi pengarahan. Pengertian, Fungsi, dan Unsur-Unsur Manajemen secara umum dalam pengarahan yaitu untuk membuat karyawan melakukan apa yang diinginkan dan harus dilakukan. Fungsi dalam pengarahan melibatkan kualitas gaya dan kekuasaan pemimpin, sehingga pemimpin yang kredibilitas akan mampu membuat anggota organisasi dapat berfungsi seperti semestinya. Fungsi organisasi yang terakhir yaitu fungsi pengawasan. Pengawasan merupakan tindakan seorang manajer untuk menilai dan mengendalikan jalannya suatu kegiatan demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan dalam perencanaan. Jadi tujuan pengawasan adalah untuk memperbaiki kesalahan, penyimpangan dan penyelewangan yang tidak sesuai dengan rencana awal.

Manajemen merupakan proses yang panjang. Pengertian, Fungsi, dan Unsur-Unsur Manajemen secara umum dalam mencapai tujuan organisasi, maka diperlukan unsur-unsur dalam manejemen. Unsur atau tools merupakan syarat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam unsur manajemen terdapat SDM yaitu faktor manusia yang paling menentukan. Manusia membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses pencapaian tujuan tersebut, karena tanpa adanya manusia maka tidak ada proses kerja. Lalu unsur berikutnya yaitu Uang. Uang merupakan hal yang tidak bisa diabaikan dalam proses manajemen. Besar kecilnya uang dapat diukur dengan melihat peredaran uang dalam perusahaan. Uang merupakan alat yang paling penting dalam mencapai tujuan karena segalanya harus diuur secara rasional yaitu dengan uang.

Unsur-Unsur Manajemen Secara Umum

Unsur manajemen berikutnya adalah bahan atau material. Untuk mencapai tujuan organisasi, manusai harus mampu menggunakan bahan atau materi sebagai suatu sarana. Pengertian, Fungsi, dan Unsur-Unsur Manajemen secara umum yaitu unsur mesin. Setelah kinerja manusia, maka manusia juga membutuhkan mesin untuk membantunya bekerja. Penggunaan mesin akan membuat kinerja menjadi lebih efisien. Penggunaan mesin juga bisa membawa kemudahan dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar. Hasil yang dicapai dengan mesin juga lebih besar dibandingnya denganc cara manual atau tenaka manusianya. Jadi kini bay=nyak organisasi yang juga menggunakan mesin untuk memproduksi banyak barang dan manusia hanya sebagai pengontrol mesin tersebut.

Unsur manajemen yang terakhir yaitu pasar. Memasarkan produk harus melihat kondisi pasar. Dengan memahami kondisi pasar, makasebuah organisasi mampu menciptakan barang yang dibutuhkan oleh pasar. Agar pasar dapat dikuasai oleh suatu perusahaan, maka hal yang paling penting ialah kualitas dan harga barang yang harus sesuai dengan selera konsumen, tujuannya agar konsumen tertarik dan mau membeli. Unsur manajemen diatas merupakan hal yang mutlak dalam manajemen. Ketika unsur tersebut telah mampu dipenuhi oleh sebuah organisasi, maka dalam proses berjalannya organisasi akan lancar dan tidak adanya penyelewengan dari tujuan awal. Itulah beberapa Pengertian, Fungsi, dan Unsur-Unsur Manajemen secara umum.